banner 728x250

Demi Meningkatkan Kemampuan Pembelajaran Langsung dari Masyarakat, Akper Teungku Fakinah Banda Aceh Melakukan PBL di Aceh Tengah

Foto : Mahasiswa PBL Akper Teungku Fakinah Banda Aceh dengan Dosen, Camat dan seluruh Reje di Kantor Camat Bebesen, Aceh Tengah/Redaksi.

MediaPerawat.id – PBL (Praktek Belajar Lapangan) merupakan salah satu kegiatan akademik sebagai bagian dari proses belajar mengajar yang di laksanakan oleh mahasiswa tingkat akhir atau tingkat tiga di Akper Teungku Fakinah Banda Aceh.

Kegiatan PBL tahun akademik 2023/2024 tahun ini di laksanakan di Kecamatan Bebesen kabupaten Aceh Tengah mulai tanggal 13 Februari s/d 3 Maret 2023.

PBL ini juga merupakan kegiatan pengimplementasian dari Tri Darma Perguruan tinggi yang dilakukan oleh mahasiswa dan dosen.

Tujuan pelaksanaan PBL ini adalah salah satunya meningkatkan kemampuan mahasiswa baik dalam knowledge maupun softskill   di mana mahasiswa mampu menerapkan teori konseptual yang didapatkan dari proses pembelajaran di kampus yaitu keperawatan keluarga dan gerontik.

Selain itu juga meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam pengembangan potensi diri sehingga mahasiswa mampu mendapatkan pembelajaran langsung dari kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga : Penerapan Materi Keperawatan Syariah di Akademi Keperawatan Teungku Fakinah Aceh

Seperti kita ketahui bahwa Kabupaten Aceh Tengah sebagai salah satu kabupaten di Provinsi Aceh dimana masyarakatnya memiliki berbagai macam latar belakang pendidikan,suku,bahasa yang berbeda sehingga menjadi sumber pembelajaran yang sangat baik bagi mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan dalam menerapkan asuhan keperawatan keluarga dan gerontik  dengan harapan masyarakat di Aceh Tengah khususnya Kecamatan Bebesen mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat khususnya keluarga sebagai unit terkecil dari suatu masyarakat.

Menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa Akper Teungku Fakinah untuk mengupayakan peningkatan pengetahuan masyarakat dalam memelihara dan meningkatkan kualitas hidup di bidang kesehatan dikarenakan masyarakat yang memiliki latar belakang pendidikan,budaya, dan bahasa yang berbeda.

Namun berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan pada akhir pelaksanaan PBL didapatkan adanya semangat masyarakat khususnya keluarga untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit khususnya pada kelompok khusus seperti lansia dengan adanya antusiasme keluarga mengikuti rangkaian kegiatan  di bidang kesehatan yang di laksanakan oleh mahasiswa selama pelaksanaan PBL serta adanya dukungan yang sangat baik dari berbagai tokoh masyarakat baik dari para Reje, Kaderader kesehatan maupun Aparatur desa lainnya.

Baca Juga : Peringati HUT KORPRI KE-51 Dinkes Kota Banda Aceh Melaksanakan Kegiatan Pemeriksaan Penyakit Tidak Menular (PTM)

“Kedepannya kita berharap masyarakat khususnya keluarga mampu mengenal masalah kesehatan keluarga sehingga mampu mengambil keputusan yang tepat dalam mencegah, memelihara dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.” Ungkap Direktur Akper Teungku Fakinah Ibu Nur Asiah SKM, M.Pd.

Dalam kata sambutannya Bapak Camat menyambut  hangat dan meriah demikian juga  para Reje Kecamatan Bebesen saat kehadiran Mahasiswa PBL dari Akper Teungku Fakinah Banda Aceh.  Dari 62 mahasiswa terpecah menjadi 6 kelompok  dengan 6 dosen pembimbing dan setiap kelompok terdiri dari 10 dan 11 orang Mahasiswa yang terdiri dari 6 desa yaitu  : Bebesen, Nunang Antara, Atu Tulu, Lelabu, Daling dan Umang.

PBL Juga Sebagai Pengembangan SoftSkill Mahasiswa Akper Teungku Fakinah di Aceh Tengah

Pengembangan softskill tersebut adalah kemampuan mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan masyarakat,, kemampuan berkomunikasi yang baik sehingga semua program baik di bidang kesehatan seperti yang telah dilakukan yaitu penyuluhan, posyandu, poswindu, senam lansia dan kegiatan kesehatan lainnya yang dipandu oleh pihak Puskesmas dan Kader.

Adapun softskill di bidang sosial kemasyarakatan yang dilaksanakan dapat berlangsung dengan baik seperti kegiatan pengajian anak-anak dan orangtua, pelatihan seni tari kearifan lokal yaitu Tarian Guel.

Ket Foto : Penampilan Tari Guel dari Anak-Anak di Desa Nunang Antara Kec. Bebesen, Kab. Aceh Tengah Saat Perpisahan dengan Mahasiswa PBL Akper Teungku Fakinah Banda Aceh.  Jurnalis/Ulfa Mahera.

Selanjutnya pengolahan hasil pertanian kopi berbasis teknologi ramah lingkungan sebagai produk unggulan masyarakat dataran tinggi Gayo yang juga berkolaborasi dengan Mahasiswa PBL Akper Teungku Fakinah Banda Aceh di Desa Umang, Kecamatan Bebesen.

Ket Foto : Kunjungan Mahasiswa PBL Akper Teungku Fakinah Banda Aceh di kampung Umang  ke PT Ketiara kopi Gayo, Pengeksplore Kopi Gayo ke Luar Negeri.

Adapun softskill lainnya dari mahasiswa PBL Akper Teungku Fakinah Banda Aceh diantaranya ada perlombaan kesehatan yang diikuti oleh masyarakat kelompok usia sekolah yaitu perlombaan cuci tangan bersih, dan perlombaan dusun bersih.

“Saya Mengucapkan Terima Kasih kepada mahasiswa PBL Akper Teungku Fakinah Banda Aceh yang telah melaksanakan PBL selama 20 hari di Aceh Tengah, Kecamatan Bebesen dengan berbagai program yang telah dihadirkan baik dari program kesehatan maupun pengembangan softskill di masyarakat .” Ucap bapak Hermansyah Camat Bebesen.

Terima Kasih kami ucapkan kepada Bapak Camat Bebesen, Bapak Reje , Aparat Desa, Pihak Puskesmas, Kader dan seluruh masyarakat Kecamatan Bebesen yang telah mangayomi kami selama 20 hari PBL di Aceh Tengah. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *