banner 728x250

Ketahui Cara Penentuan Diagnosa Keperawatan Keluarga dengan Mudah

Foto : Ilustrasi Perawat/Net

MediaPerawat.id – Diagnosa keperawatan keluarga merupakan hasil dari analisis data sari hasil pengkajian keluarga, yang dimana diagnosisnya diangkat berdasarkan masalah-masalah pada fungsi keluarga, struktur keluarga, dan lingkungan keluarga (Andarmoyo, 2012).

  • Pengelompokan data
  •   Hasil pengkajian : data subjektif & data objektif
  • Perumusan diagnosa
  • Diarahkan pada individu& atau keluarga. Komponen : PES ( Problem, Etiologi, Sign)
  • 1. Masalah ( P ) adalah suatu pernyataan tidak terpenuhinya kebutuhan dasar manusia yang dialami oleh keluarga/ anggota (individu) keluarga.
  • 2. Penyebab (E) adalah suatu pernyataan yang dapat menyebabkan masalah dengan mengacu kepada 5 Fungsi keluarga.
  • 3. Tanda (S) adalah data subjektif & objektif yang diperoleh dari keluarga secara langsung atau tidak yang mendukung masalah dan penyebab.

Tipologi diagnosa keperawatan keluarga

  • 1. Aktual : masalah keperawatan yang memerlukan tindakan yang cepat.
  • 2. Resiko/ resiko tinggi : masalah yang belum terjadi tetapi tanda untuk menjadi masalah aktual.
  • 3. Potensial : Keadaan sejahtera, keluarga telah mampu memenuhi kebutuhannya dan mempunyai sumber penunjang kesehatan.

Contoh  Diagnosa Keperawatan Aktual :

  • Gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan pada anak balita T keluarga Bp. N berhubungan dengan ketidak tahuan keluarga mengenal masalah kekurangan nutrisi
  • Gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan pada anak balita T keluarga Bp. N berhubungan dengan ketidak mampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan kekurangan nutrisi

Contoh Diagnosa Keperawatan Resiko:

  • Resiko gangguan perkembangan pada balita an. E keluarga bapak N berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga melakukan stimulasi terhadap balita
  • Resiko terjadi konflik pada keluarga Bp. N berhubungan dengan ketidak tahuan keluarga mengenal masalah komunikasi

Contoh Diagnosa Keperawatan Sejahtera :

  • Potensial peningkatan status kesehatan bayi (anak K) keluarga Bp. K
  • Berikut Cara Penyusunan Prioritas Masalah :

Berikut Cara Menentukan Prioritas Masalah Kesehatan

Skoring “ Skoring dilakukan bila merumuskan diagnosa keperawatan lebih dari satu dengan menggunakan skala (Bailon & Maglaya, 1978).

  • Skala Prioritas Askep Keluarga
    ( Bailon & Maglaya, 1978 )
  • Cara Menentukan Scoring
  • Tentukan Score untuk setiap kriteria
  • Skore dibagi dg angka tertinggi & kalikan dg bobot
  • Jumlahkan score untuk semua kriteria

Baca Juga : Pengkajian Tahap II Asuhan Keperawatan Keluarga

Foto : Proses Scoring Proritas Masalah Kesehatan Keperawatan Keluarga/Slideshare.Net

Rumusnya :

Jumlah = Score : Angka Tertinggi X Bobot

  

  • Faktor- fakto  yang Mempengaruhi Prioritas
  • Kriteria Pertama
    • Sifatnya masalah : bobot yg lebih berat diberikan pada tidak/kurang sehat karena memerlukan tindakan segera & disadari / dirasakan keluarga.

Kriteria kedua

  • Kemungkinan Masalah dapat diubah
  • Faktor :
    • Pengetahuan, teknologi & tindakan untuk menangani masalah
    • Sumber daya keluarga : Fisik, keuangan, tenaga
    • Sumber daya perawat : pengetahuan, ketrampilan & waktu
    • Sumber daya masyarakat : fasilitas, organisasi dalam masyarakat & dukungan masyarakat.

Kriteria Ketiga

  • Potensial Masalah dapat dicegah
  • Faktor :
    • Tingkat keparahan : berhubungan dengan penyakit, masalah
    • Lamanya masalah
    • Tindakan yang sedang dijalankan
    • Kelompok high risk

Kriteria Keempat

  • Menonjolnya masalah
    • Perlu menilai persepsi / bagaimana keluarga melihat masalah kesehatan tersebut.
    • Nilai score yg tertinggi yg terlebih dahulu dilakukan intervensi keperawatan keluarga.

Sumber Referensi :

 Buku. Bailon, S.G. & Maglaya, A. (1978). Perawatan Kesehatan Keluarga: Suatu. Pendekatan Proses (Terjemahan). Jakarta: Pusdiknakes.

Andarmoyo, Sulistyo. 2012. Keperawatan Keluarga Konsep Teori, Proses dan Praktik Keperawatan. Yogyakarta : Graha Ilmu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *