banner 728x250
Berita  

Pemprov DKI Gelar Layanan KB Serentak Secara Gratis

Foto : Ket : Sejumlah bidan lagi melakukan penyuluhan Kb serenpak/istimewa.

Mediaperawat.id, Jakarta – Pada awal tahun 2023, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar layanan Keluarga Berencana (KB) serentah gratis. Program layanan KB serentak gratis Pemprov DKI Jakarta ini, berlangsung selama empat hari mulai 16 sampai 20 Januari 2023. Program layanan KB serentak gratis tersebut bekerja sama dengan 156 praktik bidan mandiri dan 28 rumah sakit swasta yang ada di wilayah DKI Jakarta.

“Harapannya melalui layanan KB serentak ini, dapat memberdayakan praktik mandiri bidan yang ada di wilayah masing-masing,” terang Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, Tuty Kusumawati, di Jakarta Pusat, Kamis (19/1/2023).

Selain itu, Tuty juga menjelaskan bahwa target utama dari program KB serentak adalah untuk meningkatkan jumlah akseptor KB serta akselerasi target layanan Program KB di Jakarta tahun 2023. Layanan program KB serentak yang diselenggarakan secara gratis ini diharapkan juga akan mampu memikat pasangan usia subur untuk mengikuti KB. Sehingga, pasangan usia subur bisa merencakan kehamilan dan mengatur jarak kelahiran. Sehingga, mereka bisa mewujudkan keluarga berkualitas.

Baca Juga : Mengenal Konsep KB (Keluarga Berencana) dalam Keperawatan

“Di dalam keluarga berkualitas, anak-anak dapat tumbuh berkembang dengan baik. Sehingga, kelak dapat menjadi pribadi dan generasi unggul yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” lanjutnya.

Program layanan KB serentak ini, lanjut Tuty, dilakukan oleh para petugas penyuluh KB di tingkat kelurahan dengan strategi jemput bola. Para penyuluh KB diminta untuk berkunjung dari rumah ke rumah para calon akseptor KB. Tak hanya itu, penyuluh KB nantinya juga akan memberikan pendampingan menuju fasilitas kesehatan atau praktik bidan mandiri untuk mendapatkan KB sesuai dengan jenis yang telah dipilih.

“Dinas PPAPP DKI Jakarta dalam hal ini, memberikan dukungan berupa pembiayaan serta penyediaan alat kontrasepsi KB dan obat-obatan,” terangnya.

Program layanan KB serentak gratis ini, akan dibantu menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) bantuan Operasional keluarga Berencana (BOKB) tahun 2023 DKI Jakarta. Sedangkan target yang ingin dicapai dari program ini adalah dengan pemberian layanan KB berupa IUD sebanyak 1.564, implan sebanyak 1.548, MOW (Metode Operasi Wanita), KB Permanen untuk wanita atau tubektomi sebanyak 99, Metode Operasi Pria (MOP), KB Permanen utnuk Pria atau vasektomi sebanyak 17, dan pencabutan implan sebanyak 194.

Lebih lanjut, Tuty juga menegaskan bahwa pengendalian angka kelahiran dalam satu keluarga ini akan berdampak pada penurunan pravelensi stunting.

“Pentingnya menjaga usia kehamilan untuk menghasilkan sumber daya manusia berkualitas ini juga merupakan salah satu upaya mencegah stunting,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *