Kategori: Fisiologis
Subkategori: Aktivitas dan Istirahat
Definisi
Memfasilitasi pasien dalam melakukan aktivitas berpindah.
Diagnosis Keperawatan
- Gangguan Mobilitas Fisik
- Intoleransi Aktivitas
- Risiko Jatuh
Luaran Keperawatan
- Mobilitas Fisik Meningkat
- Toleransi Aktivitas Meningkat
- Tingkat Jatuh Menurun
Baca Juga : SPO Keperawatan : Pemantauan CPP (Cerebral Perfusion Pressure)
Baca Juga : SPO Keperawatan Pemasangan Stocking Elastis
Prosedur
- Identifikasi pasien menggunakan minimal dua identitas (nama lengkap, tanggal lahir, dan/atau nomor rekam medis)
- Jelaskan tujuan dan langkah-langkah prosedur
- Siapkan alat dan bahan yang diperlukan:
- Sarung tangan bersih, jika perlu
- Tongkat / Kruk
- Lakukan kebersihan tangan 6 langkah
- Pasang sarung tangan, jika perlu
- Identifikasi adanya nyeri atau keluhan fisik
- Identifikasi toleransi fisik dalam melakukan ambulasi
- Monitor frekuensi jantung dan tekanan darah sebelum memulai ambulasi
- Rendahkan posisi tempat tidur
- Atur posisi Fowler
- Fasilitasi posisi kaki menggantung di samping tempat tidur (jika di kursi, posisikan pasien duduk tegak dengan kaki rata di lantai)
- Fasilitasi pasien untuk berdiri di samping tempat tidur
- Anjurkan melapor jika pasien merasa pusing (jika pusing, dudukkan kembali pasien di tempat tidur)
- Pastikan lantai bersih dan kering
- Fasilitasi berpindah dengan menggunakan tongkat atau kruk
- Monitor kondisi umum selama melakukan ambulasi
- Dorong melakukan ambulasi yang lebih jauh sesuai toleransi
- Libatkan keluarga dalam membantu pasien melakukan ambulasi
- Lepaskan sarung tangan, jika menggunakan
- Lakukan kebersihan tangan 6 langkah
- Dokumentasikan prosedur yang telah dilakukan, jenis gaya berjalan yang digunakan, alat bantu, jumlah bantuan diperlukan, jarak berjalan dan toleransi aktivitas.
Referensi
PPNI. 2021. Pedoman Standar Prosedur Operasional Keperawatan. Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI









