Acuan Perhitungan Kecepatan Obat Untuk Terapi Titrasi dan Berbagai Hal yang Perlu diperhatikan

Pixabay.com

Hallo para calon Ners, udah fasih belum nih dalam melakukan pemberian obat secara titrasi? Kali ini Tim Mediaperawat.id telah membuatkan rangkuman untuk teman-teman semua, harapannya agar lebih mudah untuk dipahami. Selamat belajar!!

Terapi titrasi adalah pemberian obat secara bertahap dan terus menerus sesuai respon yang dikehendaki (dapat berubah dalam hitungan jam, menit, ataupun detik), yang sebelumnya sudah mengalami pencampuran dengan suatu larutan tertentu, sehingga didapatkan konsentrasi obat yang diinginkan. Alasan dilakukannya titrasi karena berbagai hal, seperti dosis bersifat dinamis, obat bersifat aktif, obat bersifat individual, obat berosmolaritas tinggi, dan sebagainya. Contoh obat-obatan nya yaitu, obat inotropik (dopamin, dobutamin, vascon, nitrat, adrenalin), obat antikoagulan (heparin, streptase), obat untuk koreksi elektrolit (KCL, MgSO4, Insulin), obat lainnya (aminophilin, diazepam, morphin), dan sebagainya.

Peralatan yang digunakan syringe pump, spuit 50 cc/ 25 cc, three way stopcock, extention tube, label, jalur infus, kalkulator. Pada saat pemberian label, diharapkan dapat menuliskan nama pasien, berat badan, nama obat, dosis kemasan, pengenceran obat, konsentrasi larutan, dan kecepatan. Berikut adalah cara perhitungan dan hal-hal yang harus diperhatikan pada berbagai obat yang digunakan dalam pemberian terapi titrasi.

1. AMIODARONE HCL (CORDARONE)

  • Indikasi  : Aritmia (gangguan irama jantung)
  • Dosis sediaan  : 1 vial Amiodarone HCl Injection (3 cc) mengandung 150 mg, (tergantung produksi pabrik), tiap 1 cc mengandung 50 mg
  • Kompatibilitas      : Dilarutkan ke dalam 50 cc larutan Dextrose 5%
  • Pengenceran         : Tergantung sediaan yang diinginkan

Rumus                  : Dosis diminta   = …… cc / jam
Jumlah pengenceran x Jam pemberian

Contoh            : Jika dosis sediaan Amiodarone HCl 600 mg dalam 50 cc
Dextrose 5% dan dosis permintaan 300 mg / 20 jam.
Berapa kecepatan syringe pump?

Cara :
Jumlah pengenceran = 600 mg   = 12 mg / cc
50 cc
Jadi:
300 mg              = 1,25 cc / jam
12 mg / cc x 20 jam

Jika dosis sediaan Amiodarone HCl 300 mg dalam 50 cc
Dextrose 5% dan dosis permintaan 300 mg / 20 jam.
Berapa kecepatan syringe pump ?

Cara :
Jumlah pengenceran =

300 mg   = 6 mg / cc
50 cc

Jadi:
300 mg              =  2,5 cc / jam
6 mg / cc x 20 jam

Catatan :

  • Amiodarone HCl tidak kompatibel apabila diencerkan dengan NaCl 0,9%
  • Akses obat dianjurkan melalui vena central
  • Amiodarone HCl tidak boleh diberikan bersamaan dengan Heparin pada jalur intravena yang sama (paralel), tetap dapat diberikan dengan Heparin asalkan melalui akses intravena yang berbeda
  • Pada pemberian secara drip lebih dari 1 jam menggunakan pembuluh darah perifer, konsentrasi obat sebaiknya di bawah 2 mg / ml tetapi tidak boleh kurang dari 0,6 mg / ml karena larutan menjadi bersifat tidak stabil

2. DILTIAZEM HCL (HERBESSER / FARMABES)

  • Indikasi                : Hipertensi emergensi
  • Dosis sediaan       : 1 vial Diltiazem HCl Injection (10 cc) mengandung 50 mg (tergantung produksi pabrik), tiap 1 cc mengandung 5 mg
  • Kompatibilitas      : Dilarutkan ke dalam 50 cc larutan NaCl 0,9% fisiologis atau Dextrose 5%, sehingga diperoleh konsentrasi 0,1%
  • Pengenceran         : 50 mg/ 50 cc (1cc = 1 mg = 1000 microgram)

Rumus                  :
Dosis x BB x Menit = ..… cc / jam
Pengenceran

Contoh                 : Dosis 0,5 µg, BB 40 kg
0,5 x 40 x 60 menit = 1,2 cc / jam
1000 microgram

TABEL PERHITUNGAN KECEPATAN DILTIAZEM HCL ( cc / jam )

3. DOBUTAMINE

  • Indikasi                : Untuk kasus pump problems ( gagal jantung kongestif, sembab paru / congestive pulmonum ) dengan tekanan darah sistole 70 – 100 mmHg dan tidak ada tanda-tanda syok
  • Dosis sediaan       : 1 vial Dobutamine (5 cc) mengandung 250 mg (tergantung produksi    pabrik), tiap 1 cc mengandung 50 mg, dosis 2 s/d 20 mcg/kgBB/menit
  • Kompatibilitas      : Dilarutkan ke dalam 50 cc larutan NaCl 0,9%,  Ringer Lactat, Dextrose 5%,
  • Pengenceran         : 250 mg/ 50 cc = 5 mg = 5000 microgram

Rumus :
Dosis x BB x Menit = ….. cc / jam
Pengenceran

Contoh : Dobutamine 250 mg dalam 50 cc pengenceran dengan menggunakan NaCl 0,9%,  dengan dosis instruksi dokter 5 mcg/kgBB/menit, berat badan pasien 55 kg. Hitung kecepatan syringe pump

jadi,
5 x 55 x 60 menit = 3,3 cc / jam
5000 microgram

Catatan : Dobutamine tidak kompatibel dengan Heparin

TABEL PERHITUNGAN KECEPATAN DOBUTAMINE ( cc / jam)

4. DOPAMINE HCL

  • Indikasi  : Syok kardiogenik, kondisi hipotensi berat atau kecenderungan syok setelah mendapat terapi cairan, hipotensi (tekanan darah sistole 70 – 100 mmHg)
  • Dosis sediaan  : 1 vial Dopamine HCl (5 cc) mengandung 200 mg
  • (tergantung produksi pabrik), tiap 1 cc mengandung 40 mg,  dosis 2 s/d 20 mcg/kgBB/menit
  • Kompatibilitas      : Dilarutkan ke dalam 50 cc larutan NaCl 0,9%, RingerLactat, Dextrose 5%
  • Pengenceran         : 200 mg/ 50 cc = 4 mg = 4000 microgram

Rumus  :
Dosis x BB x Menit = …… cc / jam
Pengenceran

Contoh : Dopamine HCl 200 mg dalam 50 cc pengenceran dengan menggunakan NaCl 0,9%,  dengan dosis instruksi dokter 3 mcg/kgBB/menit, berat badan pasien 65 kg. Hitung kecepatan syringe pump

jadi,
3 x 65 x 60 menit = 2,93 cc / jam                                       
4000 microgram

TABEL PERHITUNGAN KECEPATAN DOPAMINE HCL ( cc / jam)

5. HEPARIN (INVICLOT)

  • Indikasi : Untuk mengobati dan mencegah gumpalan darah (pengencer) dalam pembuluh darah, nadi dan jantung
  • Dosis sediaan : 1 vial Heparin (5 cc) mengandung 25.000 unit (tergantung produksi pabrik) artinya tiap 1 cc mengandung 5000 unit
  • Kompatibilitas  : Dilarutkan dalam 50 cc NaCl 0,9% atau Dextrose 5%
  • Pengenceran        : Tergantung sediaan yang diinginkan

Rumus :

Dosis yang diminta  = …… cc / jam
Jumlah pengenceran

Contoh : Berikan 500 unit/jam Heparin dengan sediaan Heparin 20.000 unit dalam 50 cc NaCl 0,9% Cara hitung: Jumlah pengenceran : 20.000 unit = 400 unit / cc 50 cc

Jadi,
500 unit / jam  = 1,25 cc / jam
400 unit / cc

Bila terjadi perubahan instruksi dosis Heparin, sedangkan sediaan  pengenceran di syringe pump masih banyak, maka kecepatan berubah dengan menggunakan rumus :

Dosis baru  x kecepatan lama            = ….. cc / jam
Dosis lama

Contoh :
Dosis awal Heparin 12.500 unit / 24 jam ( running =  2 cc / jam ), kemudian ada instruksi terbaru dosis diganti menjadi 15.000 unit / 24 jam, berapa kecepatan sekarang yang harus dijalankan di syringe pump ?

Cara:
5.000 unit  x 2     = 2,4 cc / jam
12.500 unit

Setelah mendapat terapi Heparin, harus dilakukan pemantauan laboratorium APTT, INR secara berkala, khusus  untuk APTT harus dihitung APTT kali kontrol agar menjadi tolak ukur menentukan dosis selanjutnya, dengan menggunakan rumus :

Nilai APTT      = ..… kali control  
Kontrol APTT

Algoritma Heparin Untuk Prevensi Stroke Berulang

NB : Perubahan dosis selama terapi dilakukan dengan perubahan kecepatan infus

6. NICARDIPINE HCL (PERDIPINE)

  • Indikasi : Pengobatan darurat pada krisis hipertensi akut, hipertensi emergensi
  • Dosis sediaan  : 1 ampul Nicardipine HCl (10 cc) mengandung 10 mg (tergantung produksi pabrik), artinya 1 cc mengandung1 mg, dosis 0,5 – 10 microgram/kgBB
  • Kompatibilitas : Dilarutkan ke dalam 50 cc larutan NaCl 0,9% atau Dextrose5%
  • Pengenceran    : Kandungan dalam 1 ampul = 5 cc = 10 mg bila 1 mg = 1000 microgram dalam 1 ampul Nicardipine HCl10 mg = 10.000 microgram pemberian Nicardipine HCl dalam syringe pump 10 mg (1 ampul) dilarutkan dalam 50 cc NaCl 0,9% Maka 1cc NaCl 0,9% adalah 10.000 microgram / 50 cc NaCl 0,9% = 200 microgram / cc

Rumus :

Dosis x BB x volume cairan pelarut   x 60 menit = … cc/jam
(sediaan Nicardipine HCl x 1000)

Contoh : Dosis            = 1,5 microgram, BB = 60 kg, Pengenceran = 50 cc

Maka,           
1,5 microgram x 60 kg x 50 cc  x 60 menit
(10 mg x 1000)

=  0,45 x 60  = 27 cc / jam

TABEL PERHITUNGAN KECEPATAN NICARDIPINE HCL ( cc / jam)

7. VASCON (NOREPINEPHRINE)

  • Indikasi : Mengendalikan tekanan darah pada kasus hipotensi akut tertentu, terapi penunjang pada gagal jantung dan hipotensi berat
  • Dosis sediaan : 1 ampul Vascon (4 cc) mengandung 4 mg (tergantung produksi pabrik) artinya tiap 1 cc mengandung 1 mg, dosis 0,01 s/d 2 mcg
  • Kompatibilitas  : Dilarutkan ke dalam 50 cc larutan Dextrose 5%
  • Pengenceran  : 4 mg/ 50 cc = 80 microgram

Rumus :
Dosis x BB x Menit = …… cc / jam
Pengenceran

Contoh  : Dosis 0,03 µg, BB 50 kg

jadi,
0,03 x 50 x 60 menit = 1,1 cc / jam                                         
80 microgram

TABEL PERHITUNGAN KECEPATAN VASCON ( cc / jam)

(Dok/TM)

BACA JUGA : Guidance For : Prone Positioning in Adult Critical Care
BACA JUGA : Begini Cara menghitung dosis obat untuk bayi dan anak secara cepat dan tepat
BACA JUGA : Keterampilan Injeksi Beserta Fungsinya




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.