banner 728x250

4 Fungsi Dukungan Sosial yang Dapat Mempengaruhi Coping Stres Seseorang

Tired and stress business people concept. A stressed Asian business woman looks tired in her office. Beautiful Asia female model in her 20s/Ist

Mediaperawat.id – Seseorang kerap kali mengalami stres yang mana stres tersebut disebabkan oleh berbagai banyak faktor. Dikutip dari Jurnal Bimbingan dan Konseling, menurut Lazarus dan Folkman (Farid Mashudi 2012:187) dalam (Amalia dan Wahyuniman, 2022) menjelaskan bahwa stres dapat didefinisikan sebagai sebuah keadaan yang kita alami ketika sebuah ketidaksesuaian antara tuntutan yang diterima dan kemampuan untuk mengatasinya.

Kemudian dikutip dari jurnal yang sama menurut Hans Syle (Farid Mashudi 2012:187) dalam (Amalia dan Wahyuniman, 2022) mengungkapkan bahwa stress adalah respon yang tidak spesifik dari tubuh terhadap tuntutan yang diterimanya, suatu fenomena universal dalam kehidupan yang tidak dapat dihindari, setiap orang mengalaminya.

Coping adalah sebuah cara dari individu dalam menyesuaikan diri dengan tuntutan dari lingkungannya dan sebuah usaha untuk meminimalisir kesenjangan antara tuntutan diluar individu dengan kemampuannya. Coping berasal dari Bahasa inggris, yaitu “cope” yang memiliki arti menanggulangi atau mengatasi suatu hal yang sulit dengan baik (Oxford Dictionary, 2008)

Reaksi emosional, termasuk kemarahan dan depresi, dapat dianggap sebagai bagian dari proses coping untuk menghadapi suatu tuntutan. Berdasarkan uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa coping stress merupakan suatu upaya kognitif untuk menguasai, mentoleransi, mengurangi atau meminimalisasikan suatu siatuasi atau kejadian yang penuh ancaman.

Ketika seseorang mengalami stres maka perlu dikurangi agar tidak berlebihan dan berdampak kepada kesehatannya, cara yang dapat digunakan ialah manajemen stres.

Dikutip dari jurnal yang sama, Manajemen stres dapat didefinisikan sebagai kemampuan untuk mengendalikan diri ketika situasi orang-orang dan kejadian-kejadian yang memberi tuntunan berlebihan dan manajemen stres setiap orang tentu berbeda-beda.

Dalam hal manajemen stres ada yang namanya coping dimana ia adalah wujud pengendalian terhadap sesuatu, misal coping stres maka wujud pengendalian diri terhadap stres yang sedang dialaminya.

Berkaitan dengan coping stres terdapat dukungan sosial yang dapat dilakukan dan berpengaruh terhadap stres seseorang.

Baca juga : Trend Mekanisme Koping Maladaptif di Kalangan Mahasiswa untuk Keluar dari Stres

Dukungan sosial dapat dimaknai dengan pemberian bantuan atau pertolongan terhadap seseorang yang mengalami stres dari orang lain yang memiliki hubungan dekat bisa saudara atau teman.

Ada 4 fungsi dukungan sosial yang perlu diketahui, yaitu :

  1. Emotional Support yang meliputi pemberian curahan kasih sayang, perhatian dan kepedulian dari seseorang.
  2. Appraisal Support meliputi bantuan dari orang lain untuk menilai serta mengembangkan kesadaran akan masalah yang sedang dihadapi termasuk usaha mengklasifikasikan masalah tersebut.
  3. Informational Support yang meliputi berupa nasihat atau sebuah diskusi untuk mengetahui bagaimana mengatasi atau memecahkan masalah.
  4. Instrumental Support hal ini meliputi berupa material, seperti memberikan tempat tinggal, memberikan pinjaman uang dan menyertai untuk berkunjung ke biro layanan sosial.

Diatas merupakan dukungan sosial yang dapat mempengaruhi coping atau manajemen stres seseorang terkait stres yang dialaminya berdasarkan literatur.

Sumber : Amalia, M. D., & Wahyumiani, N. (2022). HUBUNGAN MANAJEMEN STRESS DENGAN KONTROL DIRI PADA SISWA KELAS X KECANTIKAN SMK. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling , 318-324.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *