banner 728x250

Kemenhaj Resmi Buka Seleksi PPIH Kesehatan 1448 H/2027 M, Cek Syarat dan Jadwal Pendaftarannya

Kemenhaj Resmi Buka Seleksi PPIH Kesehatan 1448 H/2027 M, Cek Syarat dan Jadwal Pendaftarannya

Mediaperawat.id – Kabar baik bagi tenaga kesehatan yang ingin mengabdikan diri dalam pelayanan jemaah haji. Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bidang kesehatan untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 Masehi resmi dibuka.

Seleksi tersebut mencakup PPIH Kesehatan Kloter serta PPIH Kesehatan Arab Saudi. Informasi pembukaan seleksi disampaikan melalui kanal resmi Kementerian Haji dan Umrah RI.

Kesempatan ini dapat menjadi salah satu pilihan bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan yang ingin berkontribusi secara langsung dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada jemaah haji Indonesia selama penyelenggaraan ibadah haji.

Jadwal Seleksi PPIH Kesehatan 1448 H/2027 M

Calon peserta perlu memperhatikan setiap tahapan seleksi karena proses pendaftaran hingga pengumuman peserta diklat berlangsung dalam waktu yang relatif singkat.

Berikut jadwal seleksi PPIH Kesehatan 1448 H/2027 M:

18 Agustus 2026Pengumuman seleksi PPIH
20 Agustus 2026Awal pendaftaran peserta
26 Agustus 2026Batas akhir submit/pengunggahan dokumen peserta
28 Agustus 2026Batas akhir verifikasi dokumen oleh Tim Seleksi dan Pusat
29 Agustus 2026Pengumuman hasil seleksi dokumen
30 Agustus 2026 Pengumuman pelaksanaan CAT
31 Agustus 2026 Pelaksanaan CAT
1 September 2026 Pengumuman hasil CAT
2 September 2026Pengumuman pelaksanaan MCU
3–8 September 2026 Pelaksanaan MCU
4–13 September 2026Verifikasi dan validasi MCU
14 September 2026Pengumuman hasil MCU
15 September 2026 Pengumuman peserta diklat

Dengan jadwal tersebut, calon peserta disarankan mulai mempersiapkan dokumen sejak sebelum pendaftaran dibuka agar proses pengunggahan berkas tidak terkendala. 

Formasi PPIH Kesehatan yang Dibuka

Seleksi PPIH Kesehatan 1448 H/2027 M dibuka untuk sejumlah formasi tenaga kesehatan yang akan ditempatkan di kloter maupun Arab Saudi. 

Formasi PPIH Kesehatan Kloter

Formasi yang dibuka meliputi: 

  1. Dokter atau dokter spesialis
  2. Perawat

Formasi PPIH Kesehatan Arab Saudi dan Tenaga Kesehatan Bandara

Formasi tenaga kesehatan Arab Saudi mencakup beberapa tim, yaitu Tim Kesehatan KKHI, Tim Kesehatan Sektor, dan Tim Kesehatan Sektor Khusus. 

Untuk Tim Kesehatan KKHI, formasi yang tersedia antara lain dokter, dokter spesialis sesuai kebutuhan, perawat, perawat jiwa, apoteker/tenaga vokasi farmasi, elektromedis, ahli tenaga laboratorium medis, tenaga rehabilitasi medik, radiografer, tenaga sanitasi lingkungan, perekam medis dan informasi kesehatan, serta tenaga pencegahan dan pengendalian infeksi.

Sementara itu, Tim Kesehatan Sektor mencakup dokter, sejumlah dokter spesialis, perawat, tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku, serta apoteker/tenaga vokasi farmasi. Adapun Tim Kesehatan Sektor Khusus terdiri atas dokter dan perawat.

Apa Saja Syarat Mengikuti Seleksi PPIH Kesehatan? 

Calon peserta harus memenuhi persyaratan umum dan persyaratan khusus yang telah ditetapkan. 

Persyaratan Umum

Beberapa persyaratan umum yang perlu dipenuhi antara lain: 

  1. Warga Negara Indonesia.
  2. Beragama Islam.
  3. Sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari dokter pemerintah.
  4. Tidak sedang hamil bagi pelamar perempuan.
  5. Memiliki izin tertulis dari suami bagi pelamar perempuan yang telah berkeluarga.
  6. Berkomitmen penuh dalam memberikan pelayanan kepada jemaah haji.
  7. Memiliki integritas, kredibilitas, dan rekam jejak yang baik serta tidak sedang menjadi tersangka dalam proses hukum pidana.
  8. Memiliki identitas kependudukan yang sah.
  9. Memiliki kepesertaan aktif BPJS Kesehatan.
  10. Bagi ASN, TNI/Polri, dan karyawan, melampirkan izin tertulis dari pimpinan/atasan sesuai ketentuan.
  11. Mampu mengoperasikan komputer dan/atau perangkat berbasis Android maupun iOS.
  12. Diutamakan mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Arab dan/atau bahasa Inggris.
  13. Tidak sedang menjalani tugas belajar bagi pendaftar PPIH Arab Saudi dan PPIH Kloter.
  14. Pasangan suami istri tidak diperbolehkan bertugas sebagai PPIH pada kategori penugasan yang sama pada tahun yang sama.
  15. Tidak menjadi PPIH Kloter atau PPIH Arab Saudi sebanyak tiga kali sejak tahun 2023.

Persyaratan Khusus Tenaga Kesehatan

Selain persyaratan umum, tenaga kesehatan juga harus memenuhi sejumlah persyaratan khusus.

Untuk tenaga kesehatan kloter, usia pendaftar paling rendah 25 tahun dan paling tinggi 57 tahun. Sementara tenaga kesehatan yang bertugas di sektor dan Klinik Kesehatan Haji Indonesia harus berusia paling rendah 27 tahun dan paling tinggi 55 tahun.

Pendaftar juga harus memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun sesuai peminatan yang dibuktikan dengan surat keterangan pengalaman kerja dari pimpinan instansi.

Selain itu, tenaga kesehatan wajib memiliki Surat Tanda Registrasi (STR). Khusus dokter, perawat, dan apoteker/tenaga vokasi farmasi, juga diwajibkan memiliki Surat Izin Praktik (SIP) yang masih berlaku atau dokumen sesuai ketentuan apabila SIP sedang dalam proses perpanjangan.

Persyaratan lainnya meliputi:

  • Memiliki ijazah sesuai dengan peminatan tugas.
  • Dokter dan perawat wajib memiliki sertifikat kegawatdaruratan yang masih berlaku.
  • Pendaftar Tim Reaksi Cepat Sektor diutamakan tenaga medis dan tenaga kesehatan laki-laki.
  • Pengelola kesehatan haji wajib melampirkan SK atau dokumen penugasan pengelola kesehatan haji.
  • Formasi tenaga pencegahan dan pengendalian infeksi diutamakan bagi dokter atau perawat.

Dokumen yang perlu Disiapkan

Sebelum melakukan pendaftaran, calon peserta sebaiknya memastikan seluruh dokumen telah tersedia dan masih berlaku.

Dokumen yang perlu disiapkan meliputi:

  1. KTP.
  2. STR.
  3. SIP.
  4. Surat izin dari instansi.
  5. SK kepegawaian terakhir.
  6. Ijazah terakhir sesuai peminatan.
  7. SKCK.
  8. Surat pernyataan sebagai PPIH.
  9. Surat keterangan pengalaman kerja.
  10. Surat izin suami bagi calon petugas perempuan yang telah berkeluarga.
  11. Surat pernyataan tidak hamil.
  12. Sertifikat kegawatdaruratan yang masih berlaku.
  13. Surat pernyataan sudah berhaji, jika ada.
  14. Surat keterangan atau bukti pernah menjadi panitia/petugas haji, jika pernah.

Calon peserta perlu memastikan dokumen yang diunggah sesuai dengan ketentuan dan format yang ditetapkan pada sistem pendaftaran.

Jangan Lewatkan Batas Pendaftaran

Bagi tenaga kesehatan yang memenuhi persyaratan dan tertarik menjadi bagian dari pelayanan kesehatan jemaah haji, persiapan dokumen sebaiknya dilakukan mulai dari sekarang.

Pendaftaran dijadwalkan mulai 20 Agustus 2026, sedangkan batas akhir pengunggahan dokumen adalah 26 Agustus 2026.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi petugas haji:

petugas.haji.go.id

Pastikan membaca seluruh ketentuan pada pengumuman resmi dan menyiapkan semua persyaratan yang diperlukan sebelum melakukan pendaftaran dan mengunggah dokumen.

Menjadi bagian dari petugas kesehatan haji bukan hanya kesempatan untuk mendapatkan pengalaman profesional, tetapi juga menjadi bagian dari pelayanan kepada jemaah Indonesia di Tanah Suci. Oleh karena itu, persiapkan dokumen, pastikan persyaratan terpenuhi, dan ikuti seluruh tahapan seleksi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *