banner 728x250
Berita  

Viral !! Perawat Puskesmas di Luwu Dikeroyok Keluarga Pasien Hingga ke Jalan Raya

Foto : Foto: Perawat di Luwu, Sulsel dikeroyok keluarga pasien. (Dok. Istimewa/Tangkapan Layar)

Mediaperawat.id – Perawat puskesmas di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel) bernama Arpah Asrul dianiaya saat melarang keluarga pasien untuk membesuk. Arpah dikeroyok keluarga pasien hingga ke jalanan di luar puskesmas.

Dikutip detik.com Insiden itu bermula saat pasien seorang korban kecelakaan dan dirujuk ke Puskesmas Bua, tepatnya di Kelurahan Sakti, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sabtu (26/8) sekitar pukul 17.00 WITA.

Saat perawat puskesmas sedang memberikan pertolongan pertama terhadap pasien, keluarga pasien hendak masuk ke ruang perawatan. Namun Arpah melarang keluarga pasien untuk masuk ruangan, sehingga sempat terjadi adu mulut.

“Tindakan penganiayaan itu berawal ada kecelakaan di Kecamatan Bua juga, jadi korban dirujuk ke puskesmas untuk ditangani. Tapi pihak keluarga ini mau masuk juga, dilarang lah oleh perawat Arpah ini dan sempat cekcok,” kata Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Muh Saleh kepada detikSulsel, Minggu (27/8/2023).

Baca Juga : Kasus Bayi Tertukar Akibat Kelalain Perawat & Bidan, Orangtua Bayi Siap Menggugat RS Sentosa Bogor

Merasa tersinggung dilarang masuk ruang perawatan, keluarga pasien kemudian menganiaya dengan mengeroyok korban hingga ke jalanan di luar Puskesmas. Tindak penganiayaan itu pun sempat direkam beberapa warga yang menyaksikan hingga sejumlah pengendara turut menghentikan kendaraannya.

Saleh mengungkapkan, korban telah melaporkan peristiwa penganiayaan tersebut ke polisi. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan atas tindak penganiayaan tersebut.

“Laporannya sudah masuk jam 12 malam kemarin. Sementara kami melakukan penyelidikan, beberapa saksi juga kami sudah panggil untuk dimintai keterangan,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, pihaknya belum mengetahui berapa orang yang terlibat dalam aksi pengeroyokan perawat puskesmas itu. Namun dia mengakui sudah mengantongi 2 nama atas keterangan korban.

“Belum ditau berapa yang keroyok. Tapi sudah ada 2 orang kita lacak atas informasi korban. Nanti kami sampaikan lebih lanjut,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *