banner 728x250

Isu Tentang D3 Perawat Yang Akan Di Hapus

@Ilustrasi Kampus/ Pixabay.com

Mediaperawat.id – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir pun angkat bicara. Menurutnya, program D-3 tidak akan dihapus namun akan direvitalisasikan. Kualitas D-3 justru akan ditingkatkan agar menghasilkan pendidikan vokasi yang berkualitas. “Bukan dihapus, isu di lapangan dengan isu yang sesungguhnya berbeda. D-3 akan kita revitalisasi. D-3 akan kami dorong terus. Kalau ingin ditingkatkan menjadi D-4, silakan. Namun D-3 akan tetap kita jaga. Saya ingin menghasilkan pendidikan vokasi yang berkualitas, kedepan Kemristekdikti justru akan memperbanyak program D-3 untuk memenuhi kebutuhan sumber daya Indonesia. Sebelumnya diberitakan, Universitas Gadjah Mada (UGM) berencana untuk menghapus program D-3 untuk semua jurusan pada 2019 nanti. Rencananya, UGM akan mengembangkan sekolah vokasi D-3 menjadi program D-4. Fokus D-4 merupakan kebijakan internal UGM dan kebijakan tersebut dilakukan sesuai kebutuhan industry.

Dirjen Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Wikan Sakarinto mengatakan, pendidikan D3 sudah tidak direkomendasikan lagi. Menurutnya, pendidikan D3 akan dikuatkan dengan D2 fast track.

BACA JUGA : Ciri – Ciri Menjadi Dosen Jurusan Keperawatan

Berawal dari UGM

Salah satu pihak yang menggulirkan wacana penghapusan prodi D3 adalah UGM. Dengan Pertimbangannya diantara lain :

  • Banyak mahasiswa yang memilih D3 lantaran nggak lolos S1, dan bukan karena berminat dengan pendidikan vokasi. Kecenderungan ini sudah berlangsung sejak tahun ’70-an.
  • Karena gelar mengejar praktisi ahli, ketimbang maka pendidikan vokasi D3 hanya sebagai formalitas, dan ujung-ujungnya lanjut ke S1.
  • UGM menganggap Jepang, Belanda, dan Jerman, merupakan negara di mana pendidikan vokasi sangat baik. Di situ hanya ada program D1, D2, dan D4. Nggak ada D3. Nah, vokasi UGM berpatokan ketiga negara tersebut.
  • UGM pun memutuskan untuk fokus mengembangkan program D4 (Sarjana Terapan), S1, S2, S2 Terapan, dan S3

Referensi:

(Dok/NS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *