banner 728x250
Berita  

Selandia Baru sedang membutuhkan perawat dan bidan dari luar negeri

Presiden Joko Widodo saat melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern di Hotel Kimpton Maa-Lai, Bangkok, Jumat (18/11/2022). Selandia Baru pada Senin (12/12/2022) menawarkan kepada perawat dan bidan dari luar negeri jalur langsung ke tempat tinggal karena negara tersebut mencoba untuk mengatasi kekurangan akut staf medis. (dok.Sekretariat Presiden)

Mediaperawat.id, Wellington, – Selandia Baru sedang membutuhkan perawat dan bidan dari luar negeri. Pada Senin (12/12/2022), Selandia Baru menawarkan kepada perawat dan bidan dari luar negeri jalur langsung akses ke tempat tinggal karena negara tersebut tengah mencoba untuk mengatasi kekurangan akut staf medis.

Baca juga : Media Loker Tenaga Kesehatan

Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan perubahan pada sistem imigrasi berarti mereka yang memenuhi syarat bisa mendapatkan tempat tinggal yang dipetakan dengan cepat mulai Kamis (15/12/2022).

Dokter spesialis juga telah ditambahkan ke Daftar Hijau.

Selandia Baru juga, memungkinkan para pekerja terampil dalam peran yang sulit bisa mendaftar untuk mendapatkan tempat tinggal. Organisasi Perawat Selandia Baru memperkirakan negara membutuhkan sekitar 4.000 perawat lagi.

Pada awal tahun ini, Menteri Kesehatan Selandia Baru Andrew Little mengatakan negaranya membutuhkan ratusan perawat kesehatan mental saja. Selandia Baru sendiri baru membuka perbatasannya secara penuh pada Agustus 2022, setelah lebih dari dua tahun menutup diri karena Covid-19.

Dilansir dari Kantor berita AFP, PM Selandia Baru Ardern pada Senin menyampaikan pesan kepada para perawat di mana pun berada bahwa Selandia Baru adalah tempat terbaik untuk tinggal, bekerja, dan bermain.

“Kita harus sekompetitif mungkin,” kata dia, membela tuduhan bahwa pemerintahnya lamban dalam mengatasi kekurangan staf medis.

Perubahan pengaturan imigrasi ini sendiri menuai kritik dari oposisi, yang mengatakan langkah itu seharusnya dilakukan lebih cepat.

“Kemunduran besar pemerintah dalam memberikan perawat migran jalur langsung ke tempat tinggal seharusnya terjadi setahun yang lalu,” kata juru bicara imigrasi Partai Nasional Erica Stanford.

Sepuluh profesi tambahan juga dimasukkan ke Daftar Hijau pada Senin, termasuk peran di sektor kesehatan, pendidikan, dan konstruksi untuk membantu meningkatkan tenaga kerja negara. Pengangguran di Selandia Baru hanya 3,3 persen, dengan hanya 97.000 orang yang saat ini menganggur dan mencari pekerjaan.

Sumber : Kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *