banner 728x250

Tips Menghadapi Stres Versi Mahasiswa Keperawatan

Foto Pixabay

Hallo sobat mediaperawat ! Bagaimana kabar kalian hari ini ? Semoga sehat selalu ya !

Di masa pandemic seperti ini pembelajaran jarak jauh sudah diberlakukan selama kurang lebih enam bulan. Pengalihan metode pembelajaran yang dilakukan secara daring (data dan jaringan) ternyata menyeret rentetan tugas-tugas yang bisa dibilang cukup banyak bagi para sobat mahasiswa. Bener nggak tuh ?

Dalam masa pembelajaran yang dipaksa berjalan secara virtual ini sobat-sobat mahasiswa keperawatan mungkin merasa kebingungan. Dari sisi pembelajaran yang membuat mahasiswa harus berpikir dua kali dan mengeluarkan kekuatan dua kali lipat agar bisa lebih focus dalam pembelajaran, dan dibarengi dengan penugasan yang dalam pengerjaannya juga menguras otak secara lebih ekstra. Terutama nih yang menjadi ciri khas mahasiswa keperawatan adalah adanya penugasan “Asuhan Keperawatan” wah kalau mendengar judul tugas itu rasanya gimana gitu ya hihihi.

Tugas-tugas dan proses pembelajaran yang menuntut energy ekstra dan waktu ekstra ini tidak jarang membuat mahasiswa menjadi frustasi, bahkan di media sosial banyak mahasiswa keperawatan yang mengeluh “mau nikah aja” saking stresnya hihihi. Memang benar mahasiswa melakukan pembelajaran dengan duduk diam di rumah tetapi pikirannya bisa sampai ke galaksi lain saking overthingking dan frustasi. Tapi tenang sobat-sobat mahasiswa keperawatan, kali ini mimin punya tips and trick menghadapi stress versi mahasiswa keperawatan. Simak penjelasan berikut ya !

1). Tidak masalah untuk “mengeluh”

Sobat-sobat mahasiswa keperawatan disini pasti dong merasa stress dan terbebani saking riweh dan banyaknya penugasan yang membuat pikiran kacau. Ternyata stress dan overthingking berlebihan bisa membahayakan kesehatan mental loh ! Maka dari itu, mengeluh kepada orang terdekat adalah salah satu cara untuk meluapkan emosi dan stress yang dirasakan ya, agar tidak dipendam sendiri dan menjadi penyakit mental. Mengeluh tidak masalah asal tidak berlebihan dan tidak menghambat pekerjaan apalagi membuat pekerjaan tertunda.

2). Lakukan “relaksasi

Ketika merasa pikiran sudah lelah dan merasa cukup stress dalam menjalankan perkuliahan serta penyelesaian tugas-tugas pastinya butuh sesuatu yang dapat membuat pikiran menjadi fresh kembali. Metode relaksasi bisa menjadi salah salu cara merehatkan pikiran sejenak dan menata ulang pikiran yang sempat kacau. Tetapi tentunya relaksasi ini disesuaikan dengan kepribadianmu ya. Karena dengan relaksasi ini selain bisa menjadikan pikiran lebih fresh, tenang, juga bisa meningkatkan mood. Lakukanlah relaksasi ketika pikiran jenuh dan kalut. Mungkin bisa dilakukan ketika sudah mengerjakan tugas atau pembelajaran yang sudah berlangsung selama satu jam ya sobat-sobat. Karena yang butuh istirahat tidak hanya fisik tetapi pikiran juga. Beberapa contoh relaksasi adalah dengan mendengarkan music, menghirup aromaterapi, dan masih banyak lagi.

3). Jangan lupa “olahraga” !

Olahraga merupakan salah satu cara menghilangkan stress. Selain untuk menjaga kesehatan tubuh, olahraga juga bisa membuat bahagia loh ! Orang yang berolahraga akan merasa bahagia karena meningkatnya dopamine ketika melakukan olahraga. Jangan karena terlalu sibuk dengan tugas-tugas dan pembelajaran menjadi alasanmu mengabaikan olahraga ya, olahraga tetap harus dilakukan minimal 2x dalam satu minggu.

4). Tetaplah berpikir “positif

Ketika semua tenaga sudah dikerahkan dan tetap merasa terbebani dengan tugas-tugas yang menumpuk, mungkin yang bermasalah adalah pola pikir yang meleset. Pola pikir yang benar dan tepat sasaran tentunya akan membuat diri menjadi lebih bersemangat dan mengeluarkan effort yang maksimal. Yakinlah bahwa tugas dan pembelajaran yang dihadapi saat ini berguna untuk membangun fondasi-fondasi mimpi di masa depan. Jangan anggap semua ini beban. Yakinkan diri kalian bahwa ini adalah jalan menuju kesuksesan yang memang harus ditempuh dan diselesaikan. Semua akan terasa melegakan ketika sudah berjuang dan berhasil kemudian menengok perjuangan dimasa lalu terutama di masa pandemic ini.

5). Manajemen “waktu

Manajemen waktu sangat penting bagi sobat-sobat mahasiswa keperawatan. Semua terasa lebih mudah dan lebih melegakan jika sudah membagi porsi waktu dan list prioritas kegiatan yang harus dikerjakan lebih dahulu. Tentunya dengan manajemen waktu ini dapat mengurangi kemungkinan terjadinya stress maupun frustasi karena jam terbang yang banyak dan berantakan.

Itu adalah tips-tips menghadapi stress versi mahasiswa keperawatan. Bisa juga digunakan oleh mahasiswa selain jurusan keperawatan ya. Karena pada dasarnya stress dengan metode pembelajaran yang dipaksa berubah ini adalah hal yang wajar. Tetap sehat selalu sobat !

Referensi :

http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/stress/cara-mengatasi-stres-dan-mencapai-jiwa-yang-sehat

(Dok/CL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *