banner 728x250
Askep  

Asuhan Keperawatan Inkontinensia Fekal [D.0041]

Foto: Buku Diagnosa Keperawatan/ mediaperawat.id

Kategori : Fisiologis, Subkategori : Eliminasi

DIAGNOSA KEPERAWATAN (SDKI)

RISIKO KONSTIPASI

Definisi

Perubahan kebiasaan buang air besar dari pola normal ditandai dengan pengeluaran feses secara involunter (tidak disadari)

Penyebab

Fisiologis

  • Kerusakan susunan saraf motorik bawah
  • Penurunan tonus otot
  • Gangguan kognitif
  • Penyalahgunaan laksatif
  • Kehilangan fungsi pengendalian sfingter rektum
  • Pascaoperasi pullthoughdan penutupan kolostomi
  • Ketidakmampuan mencapai kamar kecil
  • Diare kronis
  • Stres berlebihan

Kondisi Klinis Terkait

  • Spina bifida
  • Atresia ani
  • Penyakit Hirschprung

BACA JUGA : Asuhan Keperawatan Risiko Konstipasi [D.0052]

LUARAN KEPERAWATAN (SLKI)

Tujuan dan Kriteria Hasil

Tujuan

Setelah dilakukan intevensi keperawatan selama ………… maka diharapkan kontinensia fekal membaik, dengan kriteria hasil :

*

  • Pengontrolan pengeluaran feses 1 2 3 4 5

**

  • Defekasi 1 2 3 4 5
  • Frekuensi buang air besar 1 2 3 4 5
  • Kondisi kulit perianal 1 2 3 4 5

Keterangan Skor

* Menurun (1) Cukup Menurun (2) Sedang (3) Cukup Meningkat (4) Meningkat (5)

** Meningkat (1) Cukup Meningkat (2) Sedang (3) Cukup Menurun (4) Menurun (5)

*** Memburuk (1) Cukup Memburuk (2) Sedang (3) Cukup Membaik (4) Membaik (5)

INTERVENSI KEPERAWATAN (SIKI)

Perawatan Inkontinensia Fekal  [I.04162]

Observasi        

  • Identifikasi penyebab inkontinensia fekal baik fisik maupun psikologis   
  • Identifikasi perubahan frekuensi defekasi dan konsistensi  feses  
  • Monitor kondisi kulit perianal  
  • Monitor keadekuatan evakuasi feses  
  • Monitor diet dan kebutuhan cairan  
  • Monitor efek samping pemberian obat

Terapeutik      

  • Bersihkan daerah perianal dengan sabun dan air  
  • Jaga kebersihan tempat tidur dan pakaian  
  • Laksanakan program latihan usus (bowel training), jika perlu  
  • Jadwalkan BAB di tempat tidur, jika perlu  
  • Berikan celana pelindung/pembalut/popok, sesuai kebutuhan
  • Hindari makanan yang menyebabkan diare

Edukasi        

  • Jelaskan definisi, jenis inkontinensia, penyebab inkontinensia fekal  
  • Anjurkan mencatat karakteristik feses

Kolaborasi      

  • Kolaborasi pemberian obat diare (mis. loperamide, atropin)

Sumber :

  • PPNI (2016). Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik (1st ed). Jakarta: DPP PPNI
  • PPNI (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan (1st ed). Jakarta: DPP PPNI
  • PPNI (2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan (1st ed). Jakarta: DPP PPNI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *